SELAMAT DATANG

Selamat Datang
di Blog Integrasi
Selamat Menikmati...

Kamis, 25 Oktober 2012

Deskripsi Diri D

Manajemen Pengelolaan Institusi
Pernyataan Dosen :
D.16 Saya pernah beberapa kali terlibat dalam manajemen institusi di Perguruan Tinggi IAIN Ar-Raniry. Pengalaman pertama saya menggeluti sebuah manajemen instansi adalah saya menjadi staf di Tadris Matematika, di Tadris Matematika ini, saya diberi kepercayaan sebagai pengelola operator pembuat SK pembimbing skripsi bagi mahasiswa yang telah lulus seminar proposal, untuk melanjutkan penelitian. Selain membuat SK Pembimbing bagi mahasiswa Tadris Matematika, saya juga dipercaya sebagai pengelola penerimaan beasiswa bagi Tadris Matematika, dalam pengelolaan ini tentunya saya selalu berkoordinasi dengan sekretaris dan ketua Tadris Matematika. Setelah sekitar 7 bulan saya berada di Tadris Matematika, saya dinota dinaskan menjadi staf parodi Pendidikan Agama Islam. Tidak jauh halnya dengan di Tadris Matematika, di prodi Pendidikan Agama Islam inipun saya sebagai pengelola pembuat SK pembimbing bagi mahasiswa yang sudah selesai seminar proposal. Selain itu juga, saya membantu staf lainnya dalam mengelola
ujian tahsin dan tahfiz. Pengelolaan yang saya lakukan juga selalu berkoordinasi dengan sekretaris dan ketua prodi Pendidikan Agama Islam. Sekitar 4 bulan saya berada di prodi Pendidikan Agama Islam, kemudian saya dinota dinaskan ke Biro, tepatnya diperbantukan sebagai staf ahli Pembantu Rektor I (bidang akademik). Sebagai staf ahli Pembantu Rektor I, saya turut mengelola apa yang menjadi tugas Pembantu Rektor I, misalnya: Penerimaan calon mahasiswa baru, baik yang melalui undangan, beasiswa Bidik Misi, maupun jalur mandiri (ujian). Mengelola pembuatan buku Panduan bagi D-3 dan S-1 IAIN Ar-Raniry. Mengelola pelaksanaan wisuda setiap semesternya. Mengelola Sertifikasi Dosen di lingkungan IAIN Ar-Raniry, serta mengelola pelaksanaan Beban Kerja Dosen (BKD) di Lingkungan IAIN Ar-Raniry. Dalam pengelolaan di sini, saya selalu berkomunikasi dengan Pembantu Rektor I. Sekitar 2 Tahun 3 bulan saya menjadi staf ahli Pembantu rektor I, kemudian saya dinota dinaskan kembali ke fakultas. Sekarang ini, saya menjadi staf Tim Panitia Percepatan Keuangan dan Akademik (PPKAK), yang mengelola tentang Beban
Kerja Dosen (BKD) di tingkat Fakultas.
D.17 Setiap pekerjaan yang lakukan baik yang dilakukan oleh Prodi, Fakultas maupun Biro, saya senantiasa memberikan konstribusi pemikiran untuk kelancaran sebuah pekerjaan tersebut. Alhamdulillah, saya senantiasa mendapatkan dukungan yang besar terhadap kinerja saya, terutama adalah dukungan yang diberikan secara moral. Sebagai contoh konkrit, ketika saya mampu melaksanakan tugas yang diberikan oleh instansi kepada saya, saya akan mendapatkan pujian. Pujian dalam arti menghargai apa yang telah saya kerjakan dengan baik. Selain itu, saya selalu diberikan motivasi untuk terus memiliki etos kerja yang jauh baik. Di tadris Matematika misalnya, mereka selalu memberikan apa saja fasilitas yang saya butuhkan dalam bekerja. Di Prodi Pendidikan Agama Islam, contohnya: ketika saya diperbantukan menjadi staf ahli di Pembantu Rektor I, teman-teman merasa kehilangan saya, hal ini disebabkan karena kinerja saya yang mereka banggakan. Termasuk waktu itu motivasi yang sangat tinggi dilakukan oleh ketua Prodi Pendidikan Agama Islam, beliau selalu mendukung saya dalam bekerja, memberikan banyak pujian tentang kinerja saya,
bahkan beliau mengatakan, Prodi sangat terbantu dengan adanya saya di Prodi Pendidikan Agama Islam ini. Sehingga, ketika saya dinota dinaskan sebagai staf ahli Pembantu Rektor I, beliau merasa keberatan. Namun setelah berdiskusi, dan saya memberikan alasan, akhirnya beliau setuju saya diperbantukan sebagai staf ahli Pembantu Rektor I. Ketika saya berada di staf ahli Pembantu Rektor I, Pembantu Rektor I sangat mengapresiasi kerja saya. Bentuk dukungan nyata dari beliau adalah memberikan kepercayaan besar kepada saya dalam mengelola kegiatan Pembantu Rektor I, terutama dari segi teknis (bukan tentang kebijakan). Diberikan kepercayaan penuh dalam membuat buku panduan D-3 dan S-1 IAIN Ar-Raniry, diberikan kepercayaan penuh dalam mengelola Beban Kerja Dosen (BKD) IAIN Ar-Raniry Banda Aceh. Walaupun demikian besar kepercayaan yang diberikan kepada saya, saya selalu berkomunikasi dengan Pembantu Rektor I. Setelah saya kembali ke fakultas, dukungan besar juga diberikan kepada saya, yaitu menjadi staf Tim Panitia Percepatan Keuangan dan Akademik (PPKAK), yang menangani tentang Beban Kerja Dosen (BKD) di fakultas, pekerjaan ini mengingat pengalaman saya selama menjadi staf ahli Pembantu Rektor I.
D.18 Setiap manusia harus mampu mengendalikan diri. Begitu juga dengan saya, saya harus mampu mengendalikan diri dalam pekerjaan, sehingga tidak terlalu jauh melewati kewenangan saya sendiri. Meskipun begitu besar kepercayaan yang diberikan kepada saya tentang pengelolaan sebuah pekerjaan, namun saya harus selalu mampu mengendalikan diri. Dengan adanya pengendalian diri yang saya lakukan, saya tidak akan menjadi orang yang terlalu percaya diri sehingga saya menjadi sombong. Pujian adalah sebuah godaan, tergantung bagaimana saya menyikapi godaan tersebut, apakah saya menyikapinya sebagai sebuah penghargaan semata, ataupun saya menanggapinya sebuah kebanggaan. Segala sesuatu apapun yang dipercayakan kepada saya, saya akan memegang teguh kepercayaan itu. Namun demikian, saya tidak akan melepaskan diri dari orang yang mempercayakan saya tersebut, apalagi yang memberikan kepercayaan tersebut adalah atasan saya. Saya akan selalu meminta bimbingan dan arahan tentang apa yang saya kerjakan, walaupun terkadang hal tersebut mampu saya laksanakan sendiri. Namun saya hanyalah manusia biasa, yang tidak luput dari kesalahan. Pengendalian diri inilah sebagai salah satu filter untuk meminimalisir kesalahan yang ada pada diri saya. Salah satunya lagi sebagai kendali diri untuk saya adalah, saya lebih senang jika melakukan sebuah pekerjaan memiliki teman atau sebuah tim, sehingga dalam melaksanakan pekerjaan tersebut, saya dapat bertukar pikiran dan saling konsultasi.
D.19 Bagi saya, tanggungjawab merupakan sebuah amanah yang besar, dan harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral, baik kepada Allah selaku khalik, maupun kepada atasan saya selaku penangungjawab instansi. Prinsip saya, apabila diberikan kepercayaan terhadap suatu pekerjaan, maka saya akan wujudkan pertanggungjawaban saya dengan memengang kepercayaan tersebut secara penuh. Saya akan melakukan apa yang diperintahkan oleh atasan saya, selama saya mampu untuk melaksanakannya. Namun, jika sebuah pekerjaan yang diamanahkan kepada saya, rasanya saya kurang ahli dalam bidang itu, maka saya akan berterus terang kepada atasan saya, bahwa saya tidak mampu untuk melakukan pekerjaan tersebut. Penolakan ini saya lakukan, bukan karena membantah atasan, akan tetapi lebih kepada sikap profesionalisme dalam pekerjaan. Tentunya penolakan yang saya lakukan dilandasi dengan argumen yang dapat diterima oleh atasan saya. Namun, jika seorangpun tidak dapat melaksanakan pekerjaan tersebut, maka saya akan mencobanya, karena menurut saya itu adalah tantangan, tentunya dengan memiliki dispensasi jika terjadi kekurangan dalam pekerjaan tersebut. Terlepas dari kesemuanya itu, saya adalah orang yang bertanggung jawab dengan pekerjaan saya. Disiplin, bekerja dengan rapi, bekerja sesuai target, merupakan bukti nyata tanggung jawabsaya dalam bekerja. Pekerjaan-pekerjaan yang diberikan kepada saya, merupakan tanggung jawab saya terhadap sebuah manajemen institusi, yang mana manajemen pengelolaan sebuah institusi tersebut tidak menjadi buruk karena pekerjaan saya. Dengan bertanggungjawab penuh terhadap pekerjaan saya ini, saya dapat menjaga nama baik saya sendiri, serta saya mampu menjaga nama baik institusi dimana saya bernaung.

D.20 Saya sebagai manusia biasa, saya memiliki pendirian yang sangat kuat terhadap kinerja saya. Begitu juga dalam sebuah institusi, saya memengang prinsip ini, saya akan berusaha menjaga kualitas manajemen istitusi, dan selalu berfikir potsitif, guna kemajuan institusi saya. Prinsip yang teguh biasa saya terapkan kepada pribadi saya dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Sebagi contoh, prinsip yang saya terapkan dalam diri saya adalah prinsip kedisiplinan, baik kedisiplinan waktu, maupun kedisiplinan pekerjaan. Dalam hal ini, prinsip ini sangat berperan besar dalam kehidupan saya, dengan memegang prinsip ini, saya senantiasa memiliki etos kerja yang sangat tinggi. Melalui keteguhan prinsip ini pula saya dapat dipercaya menjadi staf subuah institusi, dengan selalu menjaga kepercayaan tersebut melalui kinerja yang terus saya usahan hari demi hari semakin terus membaik. Menjaga kepercayaan yang diberikan kepada saya, juga merupakan hal yang prinsip dalam hidup saya. Karena apabila saya dapat menjaga kepercayaan tersebut, maka saya akan terus dipercaya dan dipakai dalam setiap kegiatan, baik kegiatan mikro maupun kegiatan makro. Secara pribadi, saya akan terus menjaga keteguhan prinsip dalam bekerja, selama pekerjaan itu tidak menyalahi aturan, baik aturan agama maupun aturan negara. Karena Islam juga mengajarkan keteguhan prinsip, selama prinsip itu dapat dipertanggungjawabkan secara agama dan moral.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar